Billie Eilish Mengaku Alami Depresi Dan Body Dysmorphia - Cosmopolitan - Majalah Paling Laris Di Dunia
Cosmopolitan - Majalah Paling Laris Di Dunia
Billie Eilish Mengaku Alami Depresi Dan Body Dysmorphia

Billie Eilish Mengaku Alami Depresi Dan Body Dysmorphia

Hinggakan sampai satu tahap, penyanyi ini “langsung tidak mampu melihat dirinya sendiri di dalam cermin.”

Billie Eilish, body dysmorphia

Pada usia 17 tahun, Billie Eilish merupakan penyanyi pertama dengan chart-topping album yang dilahirkan pada alaf baru. Dengan dua juta streams dan lebih 34 juta pengikut di Instagram, dia melalui kehidupan yang hebat!

Namun dalam wawancara bersama Rolling Stone, Eilish mendedahkan yang dia juga mengalami masalah body insecurities, sama seperti kita.

Dalam temu bual tersebut, dia berkongsi bagaimana rasa tidak yakin diri dengan tubuh menjadi lebih teruk sehingga menyebabkan body dysmorphia. Masalah ini bermula ketika Eilish yang ketika itu berusia 12 tahun menyertai pertandingan menari. Ia dipenuhi dengan “ramai gadis cantik,” katanya.

“Itulah saat di mana saya rasa paling insecure. Saya tak yakin. Saya tak boleh bercakap dan berlagak normal,” tambahnya. “Bila saya bercerita mengenainya atau melihat gambar lama, I was so not OK with who I was.”

Ditambah dengan pakaian yang dia perlu pakai untuk pertandingan tersebut, menjadikan situasinya lebih teruk. “Ketika menari, saya kena sarungkan baju singkat dan saya tak pernah rasa selesa in really tiny clothes. Saya sentiasa risau tentang penampilan diri.”

“Itulah kemuncak saya mengalami body dysmorphia,” katanya sambil menambah: “I couldn’t look in the mirror at all.”

View this post on Instagram

COVER: ROLLING STONE

A post shared by BILLIE EILISH (@billieeilish) on

Body dysmorphia merupakan masalah kesihatan mental yang menyebabkan seseorang menghabiskan masa berasa risau tentang penampilan diri.

Masalah yang dihadapi oleh Billie Eilish mengenai imej tubuh ini mula mengganggu kesihatannya dan pada usia 13 tahun, katanya, situasi menjadi lebih sukar.

“All I can think of is how miserable I was. Saya rasa terganggu dan keliru. Usia 13 hingga 16 agak sukar bagi saya,” akuinya.

Namun, pada usia 17 tahun, segalanya semakin pulih. “I haven’t been depressed in a minute, which is great. Tujuh belas tahun adalah tahun terbaik dalam hidup saya. Saya suka 17,” katanya.

View this post on Instagram

if i’m not here to love you what am i here for

A post shared by BILLIE EILISH (@billieeilish) on

Situasinya yang semakin pulih memberi Billie Eilish satu perspektif yang sangat berharga buat gadis-gadis di luar sana.

“Kadangkala saya melihat gadis-gadis di pertunjukan saya dengan parut di lengan, saya rasa sedih,” ujarnya. “Parut saya sudah tak ada because it was so long ago. Tapi saya pernah nasihatkan beberapa peminat, ‘Just be nice to yourself.’

“Because I know. I was there.”

Artikel asal: Catriona Harvey-Jenner (cosmopolitan.com)

Suka mengembara, cuba resipi baru, buat cross-stitch, masuk muzium – tapi kebanyakannya sempat buat dalam fikiran saja sebab susahnya nak cari masa terluang! Lebih suka memerhati daripada bercakap (penat kan cakap banyak?) dan sangat menghargai seni. Cara jadi wanita bahagia? Jangan peduli apa kata orang. Jika tak penting, masuk telinga kanan keluar telinga kiri. Jangan biar ia mengganggu emosi dan minda kamu.

Sub-Editor